6 Tips Parenting Mendidik Anak Aktif menjadi Kreatif

Pada usia perkembangannya, anak selalu ingin mencoba hal-hal baru. Namun jika Anda salah dalam melakukan pola asuh, anak aktif akan menjadi anak yang bandel. Nah, bagaimana tips parenting yang tepat untuk mengubah anak aktif menjadi kreatif? 6 Cara ini harus Anda coba untuk mendidik anak aktif agar lebih kreatif.

  • Jangan Terlalu Banyak Melarang Anak Melakukan Hal

Anak Aktif cenderung suka banyak bergerak dan punya rasa ingin tahu yang tinggi. Jika seorang ibu banyak melarang aktivitas anak, maka anak akan merasa ada kerangkeng yang membatasi tubuhnya. Aturan memang diperlukan tetapi jangan terlalu banyak jika usia anak masih sangat kecil. Jangan sampai anak Anda memberontak karena aturan mengikat tersebut.

Justru pola asuh yang santai tapi disiplin akan membuat anak nyaman. Anda harus mendukung hal yang akan dilakukan anak terlebih jika kegiatan tersebut positif dan dapat membuat anak kreatif dan lebih percaya diri.

  • Berikan Pengarahan yang Logis

Anak yang aktif memiliki otak yang tidak berhenti bekerja dan apabila diarahkan pada hal positif maka akan menjadi kelebihan sang anak. Mereka cenderung pintar, sehingga orang tua butuh melakukan pengarahan agar tindakannya lebih terarah.

Jika anak ingin les renang misalnya tetapi tempat kursus sangat jauh dan anak tetap bersikukuh kepada Anda, maka Anda harus menjelaskan dengan logis alasan Anda melarangnya. Selain itu, berikan solusi lain, misal jika anak tidak jadi les renang berikan pilihan untuk belajar memasak di rumah atau hal lainnya.

  • Manasihati Anak dalam Keadaan Tenang

Jika anak melakukan suatu kesalahan, kenakalan, maupun hal yang tidak Anda suka jangan langsung mengutarakan isi hati Anda dengan cara membentak. Anda harus lebih tenang agar anak tidak ketakutan dan emosi tinggi. Sebaiknya Anda menenangkan emosi anak dulu, baru menasihatinya.

Dalam keadaan emosi, anak justru tidak akan mendengarkan hal yang Anda katakan. Jika anak sedang bertengkar dengan temannya, lerai terlebih dulu kemudian baru nasihati. Jangan marah di hadapan temannya agar kondisi emosional anak naik dan membenci tindakan Anda tersebut.

  • Butuh Kesabaran dan Ketekunan

Kesabaran yang dimaksud hampir sama dengan yang sudah disampaikan pada poin sebelumnya. Anak mungkin akan melakukan kesalahan yang sama dan Anda harus dapat menghadapi dengan kesabaran. Selain itu, Anda harus tekun dalam menemani buah hati ketika bermain agar dia menganggap ibunya peduli.

Jika anak Anda ingin belajar membaca misalnya, maka Anda harus telaten dan pelan-pelan dalam mengajarinya. Jangan gunakan kemarahan jika anak belum bisa menangkap hal yang dimaksud. Anda harus melatihnya sedikit demi sedikit tetapi rutin. Hal ini dapat membuat anak kreatif.

  • Memberikan Liburan yang Kreatif

Liburan kreatif tidak selalu mahal, yang terpenting anak menyukai hal tersebut. Liburan juga bisa dilakukan di rumah dengan cara sederhana. Anak yang aktif akan menyukai hal-hal yang berhubungan dengan gerakan, jadi bisa ajak si kecil menyapu, menyiram bunga, atau piknik ala keluarga di rumah. Anda juga bisa menciptakan permainan outbond sendiri di halaman rumah.

Liburan kreatif bisa dilakukan sehari misal pada hari Minggu. Anda bisa membuat jadwal sendiri dan menyusun bentuk-bentuk kegiatan yang akan dilakukan bersama si kecil. Anda bisa memulai dengan piknik ala pesta minum teh di halaman rumah, kemudian berkebun, kursus memasak, atau ajak si kecil belanja ke pasar tradisional. Hal yang diperlukan anak hanyalah aktivitasnya Anda perhatikan.

  • Berikan Permainan yang Aktif pada Anak

Permainan edukatif dapat menjadi media untuk menstimulasi tumbuh kembang anak. Permainan tersebut sangat penting untuk anak aktif, Anda sudah bisa menemukannya di toko mainan. Anda bisa membelikannya puzzle, kartu, atau lego. Jangan lupa Anda harus tetap memerhatikan anak saat mereka bermain.

Kreativitas lahir bukan hanya karena faktor gen, tetapi juga adanya stimulasi lingkungan anak berada. Anak yang aktif tidak harus dikekang dan dibatasi dengan peraturan. Orang tua harus mengoptimalkan dan mengarahkan kreativitas mereka agar bisa lebih cerdas dan kreatif. Jika anak Anda tipe anak aktif, semoga tips parenting ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *