Mendidik Anak Menjadi Pecinta Alam? Begini Caranya!

Dummy

Sekarang ini, anak-anak lebih cenderung menyukai aktivitas dalam ruangan dan bersantai dengan gadget yang mereka miliki. Mereka tak sadar bahwa di luar sana, ada banyak hal yang mereka bisa eksplor dan tentunya bermanfaat banyak bagi diri mereka. Salah satunya dengan menjadi pecinta alam.

Anda bisa mengajarkan mereka untuk menjadi seorang pecinta alam sejak dini tanpa harus takut kotor dan bau. Sekarang, ada shampoo anak, body wash, dan body cologne DOREMI Thomas & Friends yang akan jadi teman dalam menjaga kesegaran anak Anda ketika mengekplor dunia luar. Lewat program #GreatAdventureAwaits, Anda bisa menyiapkan petualangan seru mereka tanpa takut kotor.

  1. Jangan Biarkan Frustasi dan Apatis Menjatuhkan Anda

Anak-anak dari usia manapun punya kemampuan untuk menolak ketika diajak mengeksplorasi dunia luar. Bisa jadi karena malas atau karena keasika main gadget. Jangan biarkan rasa frustasi menjatuhkan Anda. Jangan pula biarkan sifat apatis menguasai. Ajak mereka pelan-pelan dan berikan contoh terlebih dulu.

Jika masih tak mau, sesekali ajak mereka untuk tamasya ke taman bermain atau berkemah. Tunjukkan pada mereka betapa menyenangkannya hal itu hingga mereka jadi menyukainya juga. Anda juga bisa mengajaknya mulai dari hal kecil seperti memberi makan hewan di kebun binatang. Dengan begitu, nantinya mereka bisa jatuh cinta pada alam.

  1. Lakukan dengan Lembut

Anda bisa mulai mengajak anak berusia 8 tahun untuk mendaki atau melakukan petualangan yang menantang lainnya seperti naik kayak. Tapi, jika mereka tak mau, jangan dipaksa. Lakukanlah dengan lembut. Biarkan mereka melihat Anda terlebih dulu hingga tertarik mengikuti jejak Anda.

Jangan mencoba mendorong mereka untuk melakukan hal yang sulit sekaligus. Coba lakukan dengan ringan terlebih dulu seperti mendaki bukit ataupun jalan kaki di sekitar kompleks. Jika Anda memaksanya, mereka mungkin tidak akan mau melakukannya sama sekali.

  1. Sogokan Kecil

Sebuah penyogokan kecil juga bisa bermanfaat dalam hal ini, lho! Asal dilakukan dengan benar tentunya. Buat hal-hal yang mereka sukai seperti boneka atau permen menjadi bagian dari perjalanan mereka. Ciptakan pemikiran yang positif bagi mereka seperti mereka tengah menemani boneka beruang yang sedang menjalankan ekspedisi.

Namun, anak-anak punya tenaga yang lebih kecil dari orang dewasa, jadi mereka akan mudah lelah. Sekali lagi jangan paksa mereka meskipun dengan sogokan lainnya. Biarkan mereka beristirahat sejenak melalui makanan dan minuman serta beri mereka tidur yang cukup ketika bertamasya.

  1. Jangan Terlalu Kaku dengan Jadwal

Apa gunanya mengajak anak Anda mendaki atau ber-hiking bila mereka lebih senang bersepeda ataupun berkuda. Jangan paksa mereka mengikuti kemauan Anda. Bila Anda ingin mencoba mendaki tapi anak Anda ingin berkuda, usahakan cari tempat yang mana Ada bisa tetap mendaki namun si kecil juga bisa berkuda.

Jangan terlalu kaku dengan jadwal yang Anda punya seperti harus mendaki gunung A, B atau C. Buat keseimbangan antara Anda dan anak agar mereka bisa jadi pecinta alam dengan sebenarnya tanpa paksaan dari pihak manapun. Jangan juga paksa mereka mengikuti jadwal istirahat Anda ketika tamasya karena kebutuhan Anda dan si kecil pastinya berbeda.

Anda bisa mengajak si kecil mencintai alam seperti Anda namun tentu saja tanpa paksaan. Anda boleh tenang. Sekarang hadir DOREMI Thomas & Friends yang pastinya bisa menjaga kesegaran dan kebersihan si kecil ketika berwisata bersama Anda entah itu mendaki gunung, kayak, dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *